Perkuat Kerjasama UNP dan Taylor’s University

Dalam upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas kerjasama yang produktif dan bereputasi global, UNP dan Taylor’s University Malaysia menjalin kerjasama seperti yang tertuang dalam MoU No.2121/UN35/KS/2020.

MoU yang efektif sejak tanggal 30 April 2021 memuat beberapa poin penting kerjasama bagi kedua universitas seperti pertukaran staf dan mahasiswa, program pelatihan dan workshop, publikasi dan penelitian bersama, serta transfer mahasiswa ke Taylor’s University.    

Sebagai salah satu universitas swasta terbaik di Malaysia dan Asia Tenggara, Taylor’s University menawarkan 14 jurusan yang tersebar untuk sarjana, pascasarjana dan program-program profesional lainnya.

“Kita mendorong civitas akademika UNP untuk melaksanakan kerjasama yang telah kita bangun ini baik itu melalui pertukaran mahasiswa, penelitian dan transfer kredit,” ujar Kepala UPT Layanan Internasional UNP, Rusnardi, PhD.

UNP dan USM Teken MoU Perkuat Kerja Sama Internasional

Terhitung April 2021, Universitas Negeri Padang (UNP) telah menjalin kerja sama dan penandatanganan MoU dengan Universiti Sains Malaysia (USM), Malaysia. Sebagai salah satu kampus di Malaysia yang bertaraf internasional riset, USM juga termasuk universitas terbesar di Malaysia dari segi jumlah pelajar yang tersebar di 24 fakultas.

Komitmen UNP untuk menjalin kerja sama internasional dibuktikan dengan memilih universitas-universitas terbaik di berbagai negara, seperti halnya USM yang berlokasi di Pulau Pinang, Malaysia. Dalam MoU yang ditandatangani ada beberapa poin kerja sama yang disepakati, antara lain di bidang pendidikan dan kurikulum, penelitian, serta pelatihan.

Di bidang pendidikan dan kurikulum, ada beberapa program yang akan dijalankan seperti pertukaran mahasiswa dan staf serta pengembangan kurikulum pendidikan. Di bidang penelitian, kerja sama dilakukan melalui program penelitian bersama,  pertukaran publikasi, dan konferensi internasional. Adapun di bidang pelatihan mencakup worskhop dan seminar dalam upaya peningkatan kualitas SDM bagi kedua institusi.

“Kerja sama ini sebagai salah satu peningkatan kualitas pendidikan di UNP dalam upaya menjadi salah satu universitas unggul di Asia,” jelas Rusnardi Rahmat, PhD selaku UPT Kepala Layanan Internasional UNP.   

Penandatanganan MoU UNP dan IUB, Pakistan

Dalam upaya mewujudkan UNP menjadi salah satu universitas unggul di Asia, kerja sama luar negeri kian gencar dilakukan UNP. Salah satunya melalui pelaksanaan kerja sama dan penandatanganan MOU dengan Islamia University Bahawalpur (IUB), Pakistan.

Sebagai salah satu universitas negeri yang berada di Provinsi Punjab, Pakistan, IUB memiliki 13 fakultas yang terdiri dari 74 program studi. Sama halnya dengan UNP, IUB juga memiliki banyak disiplin ilmu pendidikan dengan berfokus pada pelayanan pendidikan dan penelitian yang berkualitas.

Melalui kerjasama yang dibangun kedua universitas, UNP dan IUB berkomitmen untuk melaksanakan penelitian, pelatihan dan kegiatan-kegiatan akademik lainnya seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, kerja sama dalam pengembangan kurikulum pendidikan, serta peningkatan SDM melalui program pelatihan, seminar dan konferensi.

Selain penandatanganan MoU di tingkat universitas, kerja sama antar fakultas antara Fakultas Ekonomi UNP dan Fakultas Ilmu Manajemen IUB pun dilakukan. Fokus kerja sama kedua fakultas adalah dalam bentuk program pertukaran staf dan mahasiswa.     

“Dengan adanya kerja sama dan MOU antar kedua universitas, kita berharap adanya  peningkatan SDM sivitas akademika UNP melalui kerja sama yang dibangun,” ujar Rusnardi, Ph.D selaku Kepala UPT Layanan Internasional UNP. Ia juga menambahkan kerja yang sama yang dibangun juga akan memperbesar kesempatan bagi mahasiswa untuk melanjutkan studi di Pakistan serta kesempatan pelaksanaan penelitian bagi dosen UNP ke luar negeri.

Virtual Job Fair UNP bersama TEC

Pada rangkaian acara Virtual Job Fair UNP yang diinisiasi oleh UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPT PKK UNP), Kamis-Sabtu, 8 -10 April 2021, berbagai kegiatan dilaksanakan. Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini, narasumber dari berbagai kalangan pun turut dihadirkan untuk memberikan informasi di bidangnya masing-masing, tak terkecuali informasi tentang beasiswa bersama Taiwan Education Center (TEC). Diskusi bersama TEC adalah bentuk kerja sama yang dilakukan antara UPT Layanan Internasional UNP dengan TEC itu sendiri.

Dalam pemaparan yang disampaikan oleh Tirta Efendi, Kepala TEC Jakarta, ada tiga informasi penting antara lain: Mengapa harus belajar di Taiwan; Mempersiapkan rencana studi di Taiwan; dan Beasiswa pemerintah Taiwan.

Beberapa alasan mengapa memilih Taiwan adalah karena fasilitas akademik dan riset setara dengan Amerika dan Eropa, pengalaman lintas budaya, masyarakat yang ramah dan familiar dengan bahasa Inggris, peluang kerja yang luas di Taiwan, fasilitas transportasi yang cepat dan mudah, serta adanya asrama bagi mahasiswa internasional. “Kualitas pendidikan di Taiwan sangat tinggi dan setara dengan negara-negara maju,” ungkap Tirta.

Mempersiapkan rencana studi adalah langkah kedua yang harus dilakukan bagi mahasiswa yang akan melanjutkan studi di negara Formosa ini. Dalam satu tahun ada dua kali penerimaan mahasiswa baru yaitu pada Fall Semester (September – Januari) dan Spring Semester (Februari-Juni). “Pendaftaran dilakukan secara online dan mandiri ke unviersitas yang dipilih,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa terkait dengan informasi mengenai universitas dan program apa saja yang ada di Taiwan bisa diakses pada www.studyintaiwan.org. 

Mengakhiri pemaparannya, Tirta menekankan tingginya kualitas pendidikan di Taiwan. “Hal ini bisa dilihat dari 12 universitas di Taiwan masuk dalam Top 100 Universitas di Asia berdasarkan World University Rankings,” tutupnya.

Menurut Kepala Layanan Internasional UNP, Rusnardi Rahmat Putra, Ph.D, dengan adanya pemaparan informasi dari TEC, diharapkan semakin banyaknya mahasiswa, staf dan dosen UNP bisa melanjutkan studi ke Taiwan. “Hal ini tentunya akan berdampak pada peningkatan kualitas SDM di UNP untuk menuju Universitas Unggul di Asia,” ungkapnya

Mengeksplor Beasiswa di Taiwan Bersama TEC

Seiring perkembangan zaman, penawaran beasiswa ke luar negeri pun semakin banyak. Hampir setiap negara memiliki program beasiswa tersendiri dengan tujuan untuk mengundang mahasiswa internasional untuk belajar di negaranya. Tak terkecuali Taiwan yang terletak di Asia Timur sebelah pantai Tiongkok Daratan.

Untuk mendapatkan informasi terkait beasiswa yang ada di Taiwan, Layanan Internasional UNP mengadakan kerja sama denan Taiwan Education Center (TEC), Jakarta untuk mengadakan seminar online dengan tema “2021 Taiwan Scholarship for Bachelor, Master and Doctoral Programs”, Jumat (26/2).

TEC merupakan lembaga non-profit perwakilan resmi kementerian pendidikan Taiwan (MoE Taiwan) dan divisi pendidikan TETO yang beralamat di Gedung Raden Dewi Sartika, Universitas Negeri Jakarta.

Dalam kegiatan ini, Tirta Efendi, sebagai Kepala TEC Jakarta menjelaskan bahwa ada berbagai tawaran beasiswa yang diberikan oleh pemerintah dan institusi di Taiwan seperti MOE Taiwan Scholarship, Taiwan ICDF Scholarship, TIGP Scholarship, Taiwan Experience Education Programs dan berbagai jenis beasiswa lainnya. “Bagi yang mendapatkan beasiswa, memiliki kesempatan belajar Bahasa mandarin gratis,” ujarnya.  

Ia juga menambahkan bahwa ada beberapa alasan mengapa harus belajar di Taiwan seperti fasilitas akademik dan riset setarta Amerika dan Eropa, peluang kerja yang luas di Taiwan, salah satu negara paling aman di dunia serta salah satu negara terbaik dalam penanganan Covid-19. “Pengalaman lintas budaya akan menjadi hal yang luar biasa bagi para mahasiswa,” jelasnya lagi.

Selain itu, informasi tentang program-program yang dimiliki oleh Layanan Internasional UNP juga turut disampaikan oleh Rusnardi Rahmat Putra, Ph.D Eng selaku Kepala Layanan Internasional UNP. Berbagai kegiatan internasional yang telah dilakukan UNP mulai dari program SEA-TEACHER dan SEA-TVET, international student exchange, summer camp, student mobility, internship, dan credit transfer. Ia juga menjelaskan program baru layanan internasional UNP yaitu visiting researcher. “Ini sebagai wadah bagi dosen dan peneliti UNP untuk melakukan penelitian di luar negeri dan juga upaya untuk menarik peneliti luar negeri untuk bekerja sama dengan dosen UNP,” jelasnya.  

Kedepannya UNP akan terus melakukan kerja sama dengan TEC dalam memberikan informasi terkait dengan beasiswa Taiwan. Hal ini sesuai dengan visi UNP untuk menjadi Universitas unggul dan bersaing di Asia.

Berikut link download materi dari Taiwan Education Center : https://drive.google.com/drive/folders/1IRogTgI4y2Sg8WodlFCpg5PeC3gUzIad?usp=sharing

Kerja sama UNP dan Cal Poly

Dalam menjalankan visi UNP menjadi universitas unggul dan bermartabat di Asia, berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut, salah satunya melalui kerja sama internasional dengan beberapa institusi perguruan tinggi. Seperti halnya dengan California Polytechnic State University atau biasa disingkat Cal Poly, Amerika Serikat. 

Sebagai langkah awal dalam melakukan kerja sama, UPT Layanan Internasional UNP melakukan diskusi online dengan mengundang pembicara Prof. Taufik, Ph.D, Profesor Teknik Elektro dan Direktur Institut Tenaga Listrik di California Polytechnic State University, San Luis Obispo, AS dan Rusnardi, Rahmat Ph.D, Kepala Layanan Internasional UNP pada Selasa, 23 Maret 2021. 

Dalam pembukaan acara, Wakil Rektor IV UNP, Prof. Yasri menjelaskan peran kerja sama internasional antar institusi bagi sebuah perguruan tinggi. Ia berharap ke depannya UNP bisa menjalin kerja sama lebih banyak lagi dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri. “Dengan berbagai kerja sama internasional yang dibangun, semoga UNP menjadi kampus yang unggul dan kompetitif”, jelasnya.

Sebagai seorang dosen yang telah memiliki banyak pengalaman kerja di luar negeri dan juga perusahaan kelas dunia, dalam materinya Prof. Taufik menyampaikan pengalaman dan perjuangan yang ia lalui hingga membawanya pada posisi saat sekarang ini. “Kerja keras dan selalu ingin mencoba yang membawa saya untuk mendapatkan beasiswa hingga S3 di bidang teknik Elektro, Amerika Serikat,” ungkapnya.

Di samping menyampaikan materi yang memotivasi, Prof Taufik juga menjelaskan bentuk kerja sama yang bisa dikembangkan antara UNP dan Cal Poly, di antaranya adalah kerja sama dalam bidang penelitian. joint research dan joint publication. “Kita berharap kerja sama UNP dan Cal Poly bisa berjalan dengan baik,jelasnya.

Selain itu, penyampaian program-program yang dimiliki oleh Layanan Internasional UNP juga turut disampaikan oleh Rusnardi Rahmat, PhD. Berbagai kegiatan internasional yang telah dilakukan UNP mulai dari program SEA-TEACHER dan SEA-TVET, international student exchange, summer camp, student mobility, internship, dan credit transfer. Ia juga menjelaskan program baru layanan inernasional UNP yaitu visiting researcher. “Ini sebagai wadah bagi dosen dan peneliti UNP untuk melakukan penelitian di luar negeri dan juga upaya untuk menarik peneliti luar negeri untuk bekerja sama dengan dosen UNP,” jelasnya.