Rektor UNP Melepas Secara Resmi Mahasiswa UNP Mengikuti Program IISMA 2021

Padang—Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof. Ganefri, Ph.D. melepas secara resmi 8 mahasiswa UNP yang menerima beasiswa program Indonesian International Students Mobility Awards (IISMA) secara daring melalui zoom meeting, Senin (23/8). Kegiatan pelepasan ini dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Kepala Biro, Ketua Prodi, Kepala UPT. Layanan Internasional, Ketua Jurusan dan maahsiswa program IISMA tahun 2021. Beasiswa IISMA ini merupakan program Kementerian Pendidikan, kebudayaan, Riset, dan Teknologi bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). 

Kepala Layanan Internasional Office UNP, Rusnardi Rahmat Putra, ST, MT, Ph.D.Eng dalam laporannya menyampaikan bahwa program ini bertujuan sebagai promosi perguruan tinggi unruk membuka peluang dan memperkuat hubungan sesama perguruan tinggi dalam dan luar negeri, mempersiapkan lulusan perguruan tinggi dalam menghadapi industri revolusi 4.0, meningkatkan pemahaman soft skill. Rusnardi juga menyampaikan bahwa sebanyak 51 mahasiswa UNP yang mendaftar dan sebanyak 17 mahasiswa telah registrasi ke Dikti. Pada tanggal 28 Mei sebanyak 8 mahasiswa UNP mendapatkan beasiswa IISMA dari yang mendaftar secara nasional 2600 mahasiswa dari 198 universitas. 

Adapun 8 mahasiswa UNP yang berhasil lulus IISMA yakni  Selvina Salsabila (Pendidikan Bahasa Inggris UNP) universitas tujuan Palacky University Olomouc, Republik Ceko, Quratul Akyuni (Biologi UNP) universitas tujuan Universiti Kebangsaan Malaysia, Nurul Ramadhini (Desain Komunikasi Visual UNP) universitas tujuan Universiti Sains Malaysia, Hafifah Humaida (Ilmu Administrasi Negara UNP) universitas tujuan University of Pécs, Hungary, Muhammad Alif Rizkiawan (Pendidikan Bahasa Inggris UNP) universitas tujuan University of Pécs, Hungary, Muhammad Alhadi (Pendidikan Bahasa Inggris UNP) universitas tujuan University of Pennsylvania, Amerika Serikat, Ridhatul Fadhli (Sastra Inggris UNP) universitas tujuan University of Pennsylvania, Amerika Serikat dan Azriela Aurel Novisa Sari (Pendidikan Bahasa Inggris UNP) universitas tujuan University of Strachclyde, Skotlandia. 

Perwakilan Mahasiswa UNP yang mengikuti IISMA, Muhammad Alif Rizkiawan,  Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Angkatan 2019 menyampaikan terima kasih kepada UNP, Layanan International Office, Balai Bahasa karena telah memberikan support dalam mempersiapkan segala hal. 

“Alhamdulilah berkat usaha dan doa kita semua , sebanyak 8 orang yang dipilih untuk menerima beasiswa IISMA dan memohon doa restu agar kami dapat beraktifitas dengan lancar dan membawa harum nama UNP dikancah internasional,”Ungkap Muhammad Alif. 

Wakil Rektor IV UNP, Prof. Dr. Yasri, MS berharap semoga semua mahasiswa UNP berhasil mencapai prestasi yang terbaik dan sukses dalam menjalani semua program yang telah dipersiapkan semoga doa kita semua dan membawa nama baik UNP. 

Pada kesempatan ini, Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D. mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada 8 mahasiswa yang telah berhasil lulus IISMA dalam rangka program kampus merdeka merdeka belajar. Hal ini suatu kebanggaan bagi mahasiswa, prodi, fakultas, dan universitas atas kebeherhasilan memperoleh IISMA. persiangan yang sangat ketat dan persyaratan yang begitu sulit “Alhamdulilah menunjukan bahwa mahasiswa UNP mampu bersaing tidak hanya nasional tetapi juga internasional.”, Ungkap Rektor UNP. 

Program IISMA merupakan salah satu program keunggulan kementerian dari 8 program kampus merdeka. “Semoga kedepan tidak hanya 8 mahasiswa UNP yang lulus IISMA, kalau dapat 80 mahasiswa. Oleh sebab itu kepada 8 mahasiswa yang lulus sekarang akan menjadi duta dan harus bisa menguide 1 orang bisa mencari 10 mahasiswa untuk mengikuti IISMA selanjutnya,” Ungkap Rektor UNP. (Humas UNP/Siti Sarah). 

Mahasiswa UNP LULUS Program International Credit Transfer (ICT) Tahun 2021

Dalam rangka mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi meluncurkan program International Credit Transfer yang diperuntukkan bagi mahasiswa di seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa Indonesia untuk dapat berinteraksi dengan mahasiswa dan masyarakat di luar negeri. Selain itu, juga untuk meningkatkan hard skills dan soft skills, perluasan jejaring, kerja sama, pemahaman sosial budaya dan internasionalisasi sistem pendidikan tinggi di Indonesia.

Adapun mahasiswa yang bisa mengikuti kegiatan ICT ini adalah mahasiswa tingkat Sarjana (S1)  dan Pascasarjana (S2 dan S3) berkewarganegaraan Indonesia. Mahasiswa yang terdaftar aktif di perguruan tinggi dengan minimal semester adalah semester 3 pada semester berjalan. Memiliki skor TOEFL minimal 450 atau IELTS minimal 5.00 atau sertifikat kemampuan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya yang setara.

Program ICT ini dilakukan secara daring. Mahasiswa yang lulus seleksi ICT ini, diberikan bantuan biaya dengan uraian sebagai berikut:

  1. Bantuan biaya penunjang pendidikan untuk mahasiswa meliputi komponen:
  2. Bantuan biaya hidup mahasiswa sebesar Rp. 3.500.000
  3. Bantuan biaya pendidikan (dapat berupa biaya registrasi, biaya cetak, sertifikat/transkrip akademik, biaya program, biaya perpustakaan, dan lain-lain sebesar at cost
  4. Bantuan pembelian buku dan/atau akses jurnal sebesar at cost

Wakil Rektor I (Dr. Refnaldi, M.Litt) selaku Penanggung jawab Program ICT dan Tim ICT tingkat Universitas memberikan Informasi kepada Wakil Dekan I, kemudian UPT Layanan Internasional (Bapak Rusnardi Rahmat Putra, ST.,MT., Ph.D Eng dan tim) memberikan informasi, bimbingan dan monitoring proses pelaksanaan program ICT dari Kemendikbudristek kepada mahasiswa UNP. Kesuksesan program ini tidak lepas dari kerjasama dari Wakil Rektor I dan Tim ICT Tingkat Universitas, UPT Layanan Internasional, UPT Bahasa UNP (Ibu Sitti Fatimah, SS., M.Ed., Ph.D) dimana UPT Bahasa membimbing mahasiswa untuk perisapan ujian TOEFL.

Proses seleksi yang dilakukan oleh Tim ICT tingkat Universitas yaitu:

  1. Pengumuman Informasi kepada mahasiswa melalui Ketua Jurusan/Ketua Prodi;
  2. Mahasiswa  yang berminat dapat mendaftar di laman http://bit.ly/CreditTransferUNP21;
  3. Proses seleksi ditingkat universitas berdasarkan Nilai TOEFL ≥450 dan IELTS miniaml 5.0;
  4. Tim ICT tingkat Universitas membuat proposal dan RAB International Credit Transfer yang kemudian dikirim ke Tim POKJA International Credit Transfer di Kemendikbudristek;

Berikut adalah nama-nama mahasiswa UNP yang berhasil lulus pada program ICT 2021:

NoNamaProgram StudiUniversitas TujuanNegara
1Beta Kurnia IllahiPendidikan FisikaUniversiti Pendidikan Sultan IdrisMalaysia
2Hayatul MardhiahPendidikan IPAUniversiti Pendidikan Sultan IdrisMalaysia
3Azahra EzimonPendidikan IPAUniversiti Pendidikan Sultan IdrisMalaysia
4Hayatul HanifahPendidikan IPAUniversiti Pendidikan Sultan IdrisMalaysia
5Hamdani SyahputraPendidikan MatematikaUniversiti Pendidikan Sultan IdrisMalaysia
6Azizah SuswandilaPendidikan MatematikaUniversiti Pendidikan Sultan IdrisMalaysia
7Syifa Fairus TiffahaniPendidikan MatematikaUniversiti Pendidikan Sultan IdrisMalaysia
8Zulhan Insan MakrufTeknik MesinUniversiti Teknologi MalaysiaMalaysia

Alhamdulillah, mahasiswa UNP LULUS sebanyak 8 orang pada program International Credit Transfer. Kami dari UPT Layanan Internasional akan terus berusaha semaksimal mungkin agar mahasiswa UNP dapat mengikuti program-program internasional di tahun-tahun mendatang. UPT Layanan Internasional akan terus memfasilitasi mahasiswa UNP yang ingin mengikuti kegiatan internasional selanjutnya.

Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Ganefri, Ph.D dan seluruh civitas academica UNP mengucapkan Selamat kepada 8 orang mahasiswa UNP yang telah lulus pada program ICT yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Hal ini tentu akan menjadi motivasi bagi mahasiswa UNP lainnya untuk dapat mengikuti program-program internasional selanjutnya.

Sekali lagi kami ucapkan Selamat!!

Persiapan Keberangkatan Mahasiswa UNP pada Program IISMA 2021

Setelah pengumuman kelulusan bagi mahasiswa yang mengikuti Program Indonesian International Students Mobility Awards (IISMA) Tahun 2021, Senin (14/6), civitas akademika UNP patut berbangga. Kenapa tidak?? dari 55 mahasiswa yang mendaftar, ada 8 mahasiswa UNP yang lulus untuk menempuh pembelajaran di perguruan tinggi luar negeri. Pembelajaran ini merupakan salah satu program  unggulan dari delapan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia.

Sebagai tindak lanjut atas perwakilan mahasiswa UNP dalam mengikuti program IISMA, UPT Layanan Internasional UNP mengundang Wakil Rektor I, Pimpinan BAK, pimpinan fakultas dan prodi bagi yang mahasiswanya lulus dalam program ini untuk mengadakan pertemuan pada Rabu (16/6) di Ruang Sidang Gedung Rektorat UNP Lantai 3, guna mempersiapkan keberangkatan mahasiswa.

Dalam pertemuan ini ada beberapa topik yang dibahas antara lain pengakuan 20 SKS dari UNP terhadap mata kuliah yang akan dipelajari di universitas tujuan, proses penerjemahan transkrip nilai yang akan dilakukan oleh BAK UNP, pembuatan esai yang nantinya akan dibimbing oleh masing-masing program studi, pembahasan UKT dan biaya vaksinasi yang masih menunggu hasil rapat MPU.

Program IISMA bertujuan untuk memberikan hak dan kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan kegiatan pengembangan diri di luar kampusnya pada peguruan tinggi di luar negeri. Dengan program beasiswa ini mahasiswa difasilitasi untuk meraih capaian pembelajaran sesuai minat dan bakatnya sehingga setelah lulus program sarjana, mereka dapat bersaing dalam lapangan perkerjaan tidak hanya di tingkat nasional, namun juga lebih luas di tingkat global. Melalui program ini, mahasiswa akan mengikuti kuliah di universitas luar negeri yang dipilih selama satu semester yang kegiatan pembelajarannya disetarakan hingga 20 SKS. Adapun pembiayaan program yang baru pertama kali diadakan ini didanai oleh Kemdikbud.

Mahasiswa UNP LULUS Program IISMA

Program “Indonesian International Students Mobility Awards – 2021 (IISMA)” ini diinisiasi dan diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud), dan menjadi salah satu program unggulan dari delapan Program Kampus Merdeka yang bertujuan untuk memberikan hak dan kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan kegiatan pengembangan diri di luar kampusnya pada peguruan tinggi di luar negeri. Program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat mengambil mata kuliah atau kegiatan yang dapat disetarakan dengan mata kuliah di luar mata kuliah kompetesi prodinya. Dengan program beasiswa ini mahasiswa difasilitasi untuk meraih capaian pembelajaran sesuai minat dan bakatnya sehingga setelah lulus program sarjana dapat bersaing dalam lapangan perkerjaan tidak hanya di tingkat nasional, namun juga lebih luas di tingkat global. Dalam program ini, mahasiswa dapat menempuh pembelajaran di perguruan tinggi di luar negeri yang menjadi mitra Kemendikbud selama 1 (satu) semester yang kegiatan pembelajarannya disetarakan hingga 20 SKS, dengan mengambil mata kuliah dan aktivititas pengembangan diri yang diminati dan sesuai dengan persyaratan yang berlaku di perguruan tinggi mitra di luar negeri. Pembiayaan Program Indonesian International Students Mobility Awards – 2021 didanai oleh Kemdikbud.

Program Indonesian International Students Mobility Awards – 2021 bertujuan untuk:

  • meningkatkan pengetahuan, soft skills, dan pemahaman lintas budaya mahasiswa;
  • membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat mengenal dan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi terkini dan arah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi masa depan;
  • mengembangkan persahabatan dan jejaring mahasiswa peserta dengan mahasiswa, pengajar, maupun masyarakat secara umum di negara tempat mahasiswa melaksanakan program;
  • mempersiapkan lulusan perguruan tinggi yang berkualitas, berpikiran terbuka, memiliki pengalaman dan pengetahuan global serta siap menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 dan society 5.0;
  • memperkuat hubungan yang baik antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah negara-negara domisili perguruan tinggi mitra.

Selain itu, tujuan utama dari Indonesian International Students Mobility Awards – 2021 Indonesian International Students Mobility Awards – 2021 adalah:

  • Menyediakan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk melakukan mobilitas ke prguruan tinggi mitra di luar negeri yang bekerjasama dengan Kemdikbud;
  • Mempromosikan dan mendorong perguruan tinggi dalam negeri untuk berpartisipasi dalam program ini, salah satunya UNP;
  • Membuka peluang untuk menginisiasi dan memperkuat kerjasama antara UNP dengan Universitas mitra di luar negeri;
  • Mempersiapkan komunitas alumni yang memiliki pengetahuan, soft skills, dan pemahaman lintas budaya, serta jejaring global dan berkontribusi secara sinergis untuk kepentingan bangsa.

Adapun mahasiswa yang bisa mengikuti kegiatan IISMA ini adalah mahasiswa tingkat Sarjana (S1) pada semester 4-7 untuk belajar selama satu (1) semester di perguruan tinggi mitra di luar negeri yang ditunjuk oleh Kemdikbud. Dalam program ini, mahasiswa diwajibkan untuk mengambil mata kuliah yang diminati selama satu (1) semester di perguruan tinggi mitra yang disetarakan hingga 20 SKS. Kegiatan ini akan berlangsung pada semester Gasal Tahun Akademik 2021/2022, sesuai dengan kalender akademik perguruan tinggi mitra luar negeri.

UPT Layanan Internasional (Bapak Rusnardi Rahmat Putra, ST.,MT., Ph.D Eng dan tim) memberikan informasi, bimbingan dan monitoring proses pelaksanaan program IISMA dari Kemendikbud kepada mahasiswa UNP. Kesuksesan program ini tidak lepas dari kerjasama UPT Layanan Internasional dengan UPT Bahasa UNP (Ibu Sitti Fatimah, SS., M.Ed., Ph.D), dimana UPT Bahasa membimbing mahasiswa untuk perisapan ujian TOEFL.

Proses seleksi yang dilakukan oleh UPT Layanan Internasional yaitu:

  1. Pengumuman Informasi kepada mahasiswa melalui Ketua Jurusan/Ketua Prodi;
  2. Mahasiswa  yang berminat dapat mendaftar di laman bit.ly/IISMAUNP2021
  3. Proses seleksi berdasarkan Nilai TOEFL ≥550 dan Duolingo Englisht Test ≥100
  4. Mahasiswa mengirimkan Surat Rekomendasi yang telah diisi ke UPT Layanan Internasional untuk ditandatangani oleh Rektor UNP, surat rekomendasi yang telah ditandatangani oleh Rektor UNP dikirimkan kepada mahasiswa melalui email.
  5. Mahasiswa yang telah memiliki surat rekomendasi dapat mendaftar melalui https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/web/IISMA

Berikut adalah nama-nama mahasiswa UNP yang berhasil lulus pada program IISMA 2021:

No

Nama

Jurusan

Universitas Tujuan

Negara

1

Selvina Salsabila

Pendidikan Bahasa Inggris

Palacky University Olomouc

Republik Ceko

2

Quratul Akyuni

Biologi

Universiti Kebangsaan Malaysia

Malaysia

3

Nurul Ramadhini

Desain Komunikasi Visual

Universiti Sains Malaysia

Malaysia

4

Hafifah Humaida

Ilmu Administrasi Negara

University of Pécs

Hungary

5

Muhammad Alif Rizkiawan

Pendidikan Bahasa Inggris

University of Pècs

Hungary

6

Muhammad Alhadi

Pendidikan Bahasa Inggris

University of Pennsylvania

Amerika Serikat

7

Ridhatul Fadhli

Sastra Inggris

University of Pennsylvania

Amerika Serikat

8

Azriela Aurel Novisa Sari

Pendidikan Bahasa Inggris

University of Strachclyde

Skotlandia

Alhamdulillah, mahasiswa UNP LULUS sebanyak 8 orang pada program IISMA. Kami dari UPT Layanan Internasional akan terus berusaha semaksimal mungkin agar mahasiswa UNP dapat mengikuti program-program internasional di tahun-tahun mendatang. UPT Layanan Internasional akan terus memfasilitasi mahasiswa UNP yang ingin mengikuti kegiatan internasional selanjutnya.

Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Ganefri, Ph.D dan segenap civitas academica UNP mengucapkan Selamat kepada 8 orang mahasiswa UNP yang telah lulus pada program IISMA yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Hal ini tentu akan menjadi motivasi bagi mahasiswa UNP lainnya untuk dapat mengikuti program-program internasional selanjutnya.

Sekali lagi kami ucapkan Selamat kepada Mahasiswa UNP yang LULUS!

Perkuat Kerjasama UNP dan Taylor’s University

Dalam upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas kerjasama yang produktif dan bereputasi global, UNP dan Taylor’s University Malaysia menjalin kerjasama seperti yang tertuang dalam MoU No.2121/UN35/KS/2020.

MoU yang efektif sejak tanggal 30 April 2021 memuat beberapa poin penting kerjasama bagi kedua universitas seperti pertukaran staf dan mahasiswa, program pelatihan dan workshop, publikasi dan penelitian bersama, serta transfer mahasiswa ke Taylor’s University.    

Sebagai salah satu universitas swasta terbaik di Malaysia dan Asia Tenggara, Taylor’s University menawarkan 14 jurusan yang tersebar untuk sarjana, pascasarjana dan program-program profesional lainnya.

“Kita mendorong civitas akademika UNP untuk melaksanakan kerjasama yang telah kita bangun ini baik itu melalui pertukaran mahasiswa, penelitian dan transfer kredit,” ujar Kepala UPT Layanan Internasional UNP, Rusnardi, PhD.

UNP dan USM Teken MoU Perkuat Kerja Sama Internasional

Terhitung April 2021, Universitas Negeri Padang (UNP) telah menjalin kerja sama dan penandatanganan MoU dengan Universiti Sains Malaysia (USM), Malaysia. Sebagai salah satu kampus di Malaysia yang bertaraf internasional riset, USM juga termasuk universitas terbesar di Malaysia dari segi jumlah pelajar yang tersebar di 24 fakultas.

Komitmen UNP untuk menjalin kerja sama internasional dibuktikan dengan memilih universitas-universitas terbaik di berbagai negara, seperti halnya USM yang berlokasi di Pulau Pinang, Malaysia. Dalam MoU yang ditandatangani ada beberapa poin kerja sama yang disepakati, antara lain di bidang pendidikan dan kurikulum, penelitian, serta pelatihan.

Di bidang pendidikan dan kurikulum, ada beberapa program yang akan dijalankan seperti pertukaran mahasiswa dan staf serta pengembangan kurikulum pendidikan. Di bidang penelitian, kerja sama dilakukan melalui program penelitian bersama,  pertukaran publikasi, dan konferensi internasional. Adapun di bidang pelatihan mencakup worskhop dan seminar dalam upaya peningkatan kualitas SDM bagi kedua institusi.

“Kerja sama ini sebagai salah satu peningkatan kualitas pendidikan di UNP dalam upaya menjadi salah satu universitas unggul di Asia,” jelas Rusnardi Rahmat, PhD selaku UPT Kepala Layanan Internasional UNP.   

Penandatanganan MoU UNP dan IUB, Pakistan

Dalam upaya mewujudkan UNP menjadi salah satu universitas unggul di Asia, kerja sama luar negeri kian gencar dilakukan UNP. Salah satunya melalui pelaksanaan kerja sama dan penandatanganan MOU dengan Islamia University Bahawalpur (IUB), Pakistan.

Sebagai salah satu universitas negeri yang berada di Provinsi Punjab, Pakistan, IUB memiliki 13 fakultas yang terdiri dari 74 program studi. Sama halnya dengan UNP, IUB juga memiliki banyak disiplin ilmu pendidikan dengan berfokus pada pelayanan pendidikan dan penelitian yang berkualitas.

Melalui kerjasama yang dibangun kedua universitas, UNP dan IUB berkomitmen untuk melaksanakan penelitian, pelatihan dan kegiatan-kegiatan akademik lainnya seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, kerja sama dalam pengembangan kurikulum pendidikan, serta peningkatan SDM melalui program pelatihan, seminar dan konferensi.

Selain penandatanganan MoU di tingkat universitas, kerja sama antar fakultas antara Fakultas Ekonomi UNP dan Fakultas Ilmu Manajemen IUB pun dilakukan. Fokus kerja sama kedua fakultas adalah dalam bentuk program pertukaran staf dan mahasiswa.     

“Dengan adanya kerja sama dan MOU antar kedua universitas, kita berharap adanya  peningkatan SDM sivitas akademika UNP melalui kerja sama yang dibangun,” ujar Rusnardi, Ph.D selaku Kepala UPT Layanan Internasional UNP. Ia juga menambahkan kerja yang sama yang dibangun juga akan memperbesar kesempatan bagi mahasiswa untuk melanjutkan studi di Pakistan serta kesempatan pelaksanaan penelitian bagi dosen UNP ke luar negeri.

Virtual Job Fair UNP bersama TEC

Pada rangkaian acara Virtual Job Fair UNP yang diinisiasi oleh UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPT PKK UNP), Kamis-Sabtu, 8 -10 April 2021, berbagai kegiatan dilaksanakan. Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini, narasumber dari berbagai kalangan pun turut dihadirkan untuk memberikan informasi di bidangnya masing-masing, tak terkecuali informasi tentang beasiswa bersama Taiwan Education Center (TEC). Diskusi bersama TEC adalah bentuk kerja sama yang dilakukan antara UPT Layanan Internasional UNP dengan TEC itu sendiri.

Dalam pemaparan yang disampaikan oleh Tirta Efendi, Kepala TEC Jakarta, ada tiga informasi penting antara lain: Mengapa harus belajar di Taiwan; Mempersiapkan rencana studi di Taiwan; dan Beasiswa pemerintah Taiwan.

Beberapa alasan mengapa memilih Taiwan adalah karena fasilitas akademik dan riset setara dengan Amerika dan Eropa, pengalaman lintas budaya, masyarakat yang ramah dan familiar dengan bahasa Inggris, peluang kerja yang luas di Taiwan, fasilitas transportasi yang cepat dan mudah, serta adanya asrama bagi mahasiswa internasional. “Kualitas pendidikan di Taiwan sangat tinggi dan setara dengan negara-negara maju,” ungkap Tirta.

Mempersiapkan rencana studi adalah langkah kedua yang harus dilakukan bagi mahasiswa yang akan melanjutkan studi di negara Formosa ini. Dalam satu tahun ada dua kali penerimaan mahasiswa baru yaitu pada Fall Semester (September – Januari) dan Spring Semester (Februari-Juni). “Pendaftaran dilakukan secara online dan mandiri ke unviersitas yang dipilih,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa terkait dengan informasi mengenai universitas dan program apa saja yang ada di Taiwan bisa diakses pada www.studyintaiwan.org. 

Mengakhiri pemaparannya, Tirta menekankan tingginya kualitas pendidikan di Taiwan. “Hal ini bisa dilihat dari 12 universitas di Taiwan masuk dalam Top 100 Universitas di Asia berdasarkan World University Rankings,” tutupnya.

Menurut Kepala Layanan Internasional UNP, Rusnardi Rahmat Putra, Ph.D, dengan adanya pemaparan informasi dari TEC, diharapkan semakin banyaknya mahasiswa, staf dan dosen UNP bisa melanjutkan studi ke Taiwan. “Hal ini tentunya akan berdampak pada peningkatan kualitas SDM di UNP untuk menuju Universitas Unggul di Asia,” ungkapnya

Mengeksplor Beasiswa di Taiwan Bersama TEC

Seiring perkembangan zaman, penawaran beasiswa ke luar negeri pun semakin banyak. Hampir setiap negara memiliki program beasiswa tersendiri dengan tujuan untuk mengundang mahasiswa internasional untuk belajar di negaranya. Tak terkecuali Taiwan yang terletak di Asia Timur sebelah pantai Tiongkok Daratan.

Untuk mendapatkan informasi terkait beasiswa yang ada di Taiwan, Layanan Internasional UNP mengadakan kerja sama denan Taiwan Education Center (TEC), Jakarta untuk mengadakan seminar online dengan tema “2021 Taiwan Scholarship for Bachelor, Master and Doctoral Programs”, Jumat (26/2).

TEC merupakan lembaga non-profit perwakilan resmi kementerian pendidikan Taiwan (MoE Taiwan) dan divisi pendidikan TETO yang beralamat di Gedung Raden Dewi Sartika, Universitas Negeri Jakarta.

Dalam kegiatan ini, Tirta Efendi, sebagai Kepala TEC Jakarta menjelaskan bahwa ada berbagai tawaran beasiswa yang diberikan oleh pemerintah dan institusi di Taiwan seperti MOE Taiwan Scholarship, Taiwan ICDF Scholarship, TIGP Scholarship, Taiwan Experience Education Programs dan berbagai jenis beasiswa lainnya. “Bagi yang mendapatkan beasiswa, memiliki kesempatan belajar Bahasa mandarin gratis,” ujarnya.  

Ia juga menambahkan bahwa ada beberapa alasan mengapa harus belajar di Taiwan seperti fasilitas akademik dan riset setarta Amerika dan Eropa, peluang kerja yang luas di Taiwan, salah satu negara paling aman di dunia serta salah satu negara terbaik dalam penanganan Covid-19. “Pengalaman lintas budaya akan menjadi hal yang luar biasa bagi para mahasiswa,” jelasnya lagi.

Selain itu, informasi tentang program-program yang dimiliki oleh Layanan Internasional UNP juga turut disampaikan oleh Rusnardi Rahmat Putra, Ph.D Eng selaku Kepala Layanan Internasional UNP. Berbagai kegiatan internasional yang telah dilakukan UNP mulai dari program SEA-TEACHER dan SEA-TVET, international student exchange, summer camp, student mobility, internship, dan credit transfer. Ia juga menjelaskan program baru layanan internasional UNP yaitu visiting researcher. “Ini sebagai wadah bagi dosen dan peneliti UNP untuk melakukan penelitian di luar negeri dan juga upaya untuk menarik peneliti luar negeri untuk bekerja sama dengan dosen UNP,” jelasnya.  

Kedepannya UNP akan terus melakukan kerja sama dengan TEC dalam memberikan informasi terkait dengan beasiswa Taiwan. Hal ini sesuai dengan visi UNP untuk menjadi Universitas unggul dan bersaing di Asia.

Berikut link download materi dari Taiwan Education Center : https://drive.google.com/drive/folders/1IRogTgI4y2Sg8WodlFCpg5PeC3gUzIad?usp=sharing