Virtual Job Fair UNP bersama TEC

Pada rangkaian acara Virtual Job Fair UNP yang diinisiasi oleh UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPT PKK UNP), Kamis-Sabtu, 8 -10 April 2021, berbagai kegiatan dilaksanakan. Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini, narasumber dari berbagai kalangan pun turut dihadirkan untuk memberikan informasi di bidangnya masing-masing, tak terkecuali informasi tentang beasiswa bersama Taiwan Education Center (TEC). Diskusi bersama TEC adalah bentuk kerja sama yang dilakukan antara UPT Layanan Internasional UNP dengan TEC itu sendiri.

Dalam pemaparan yang disampaikan oleh Tirta Efendi, Kepala TEC Jakarta, ada tiga informasi penting antara lain: Mengapa harus belajar di Taiwan; Mempersiapkan rencana studi di Taiwan; dan Beasiswa pemerintah Taiwan.

Beberapa alasan mengapa memilih Taiwan adalah karena fasilitas akademik dan riset setara dengan Amerika dan Eropa, pengalaman lintas budaya, masyarakat yang ramah dan familiar dengan bahasa Inggris, peluang kerja yang luas di Taiwan, fasilitas transportasi yang cepat dan mudah, serta adanya asrama bagi mahasiswa internasional. “Kualitas pendidikan di Taiwan sangat tinggi dan setara dengan negara-negara maju,” ungkap Tirta.

Mempersiapkan rencana studi adalah langkah kedua yang harus dilakukan bagi mahasiswa yang akan melanjutkan studi di negara Formosa ini. Dalam satu tahun ada dua kali penerimaan mahasiswa baru yaitu pada Fall Semester (September – Januari) dan Spring Semester (Februari-Juni). “Pendaftaran dilakukan secara online dan mandiri ke unviersitas yang dipilih,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa terkait dengan informasi mengenai universitas dan program apa saja yang ada di Taiwan bisa diakses pada www.studyintaiwan.org. 

Mengakhiri pemaparannya, Tirta menekankan tingginya kualitas pendidikan di Taiwan. “Hal ini bisa dilihat dari 12 universitas di Taiwan masuk dalam Top 100 Universitas di Asia berdasarkan World University Rankings,” tutupnya.

Menurut Kepala Layanan Internasional UNP, Rusnardi Rahmat Putra, Ph.D, dengan adanya pemaparan informasi dari TEC, diharapkan semakin banyaknya mahasiswa, staf dan dosen UNP bisa melanjutkan studi ke Taiwan. “Hal ini tentunya akan berdampak pada peningkatan kualitas SDM di UNP untuk menuju Universitas Unggul di Asia,” ungkapnya

Mengeksplor Beasiswa di Taiwan Bersama TEC

Seiring perkembangan zaman, penawaran beasiswa ke luar negeri pun semakin banyak. Hampir setiap negara memiliki program beasiswa tersendiri dengan tujuan untuk mengundang mahasiswa internasional untuk belajar di negaranya. Tak terkecuali Taiwan yang terletak di Asia Timur sebelah pantai Tiongkok Daratan.

Untuk mendapatkan informasi terkait beasiswa yang ada di Taiwan, Layanan Internasional UNP mengadakan kerja sama denan Taiwan Education Center (TEC), Jakarta untuk mengadakan seminar online dengan tema “2021 Taiwan Scholarship for Bachelor, Master and Doctoral Programs”, Jumat (26/2).

TEC merupakan lembaga non-profit perwakilan resmi kementerian pendidikan Taiwan (MoE Taiwan) dan divisi pendidikan TETO yang beralamat di Gedung Raden Dewi Sartika, Universitas Negeri Jakarta.

Dalam kegiatan ini, Tirta Efendi, sebagai Kepala TEC Jakarta menjelaskan bahwa ada berbagai tawaran beasiswa yang diberikan oleh pemerintah dan institusi di Taiwan seperti MOE Taiwan Scholarship, Taiwan ICDF Scholarship, TIGP Scholarship, Taiwan Experience Education Programs dan berbagai jenis beasiswa lainnya. “Bagi yang mendapatkan beasiswa, memiliki kesempatan belajar Bahasa mandarin gratis,” ujarnya.  

Ia juga menambahkan bahwa ada beberapa alasan mengapa harus belajar di Taiwan seperti fasilitas akademik dan riset setarta Amerika dan Eropa, peluang kerja yang luas di Taiwan, salah satu negara paling aman di dunia serta salah satu negara terbaik dalam penanganan Covid-19. “Pengalaman lintas budaya akan menjadi hal yang luar biasa bagi para mahasiswa,” jelasnya lagi.

Selain itu, informasi tentang program-program yang dimiliki oleh Layanan Internasional UNP juga turut disampaikan oleh Rusnardi Rahmat Putra, Ph.D Eng selaku Kepala Layanan Internasional UNP. Berbagai kegiatan internasional yang telah dilakukan UNP mulai dari program SEA-TEACHER dan SEA-TVET, international student exchange, summer camp, student mobility, internship, dan credit transfer. Ia juga menjelaskan program baru layanan internasional UNP yaitu visiting researcher. “Ini sebagai wadah bagi dosen dan peneliti UNP untuk melakukan penelitian di luar negeri dan juga upaya untuk menarik peneliti luar negeri untuk bekerja sama dengan dosen UNP,” jelasnya.  

Kedepannya UNP akan terus melakukan kerja sama dengan TEC dalam memberikan informasi terkait dengan beasiswa Taiwan. Hal ini sesuai dengan visi UNP untuk menjadi Universitas unggul dan bersaing di Asia.

Berikut link download materi dari Taiwan Education Center : https://drive.google.com/drive/folders/1IRogTgI4y2Sg8WodlFCpg5PeC3gUzIad?usp=sharing

Kerja sama UNP dan Cal Poly

Dalam menjalankan visi UNP menjadi universitas unggul dan bermartabat di Asia, berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut, salah satunya melalui kerja sama internasional dengan beberapa institusi perguruan tinggi. Seperti halnya dengan California Polytechnic State University atau biasa disingkat Cal Poly, Amerika Serikat. 

Sebagai langkah awal dalam melakukan kerja sama, UPT Layanan Internasional UNP melakukan diskusi online dengan mengundang pembicara Prof. Taufik, Ph.D, Profesor Teknik Elektro dan Direktur Institut Tenaga Listrik di California Polytechnic State University, San Luis Obispo, AS dan Rusnardi, Rahmat Ph.D, Kepala Layanan Internasional UNP pada Selasa, 23 Maret 2021. 

Dalam pembukaan acara, Wakil Rektor IV UNP, Prof. Yasri menjelaskan peran kerja sama internasional antar institusi bagi sebuah perguruan tinggi. Ia berharap ke depannya UNP bisa menjalin kerja sama lebih banyak lagi dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri. “Dengan berbagai kerja sama internasional yang dibangun, semoga UNP menjadi kampus yang unggul dan kompetitif”, jelasnya.

Sebagai seorang dosen yang telah memiliki banyak pengalaman kerja di luar negeri dan juga perusahaan kelas dunia, dalam materinya Prof. Taufik menyampaikan pengalaman dan perjuangan yang ia lalui hingga membawanya pada posisi saat sekarang ini. “Kerja keras dan selalu ingin mencoba yang membawa saya untuk mendapatkan beasiswa hingga S3 di bidang teknik Elektro, Amerika Serikat,” ungkapnya.

Di samping menyampaikan materi yang memotivasi, Prof Taufik juga menjelaskan bentuk kerja sama yang bisa dikembangkan antara UNP dan Cal Poly, di antaranya adalah kerja sama dalam bidang penelitian. joint research dan joint publication. “Kita berharap kerja sama UNP dan Cal Poly bisa berjalan dengan baik,jelasnya.

Selain itu, penyampaian program-program yang dimiliki oleh Layanan Internasional UNP juga turut disampaikan oleh Rusnardi Rahmat, PhD. Berbagai kegiatan internasional yang telah dilakukan UNP mulai dari program SEA-TEACHER dan SEA-TVET, international student exchange, summer camp, student mobility, internship, dan credit transfer. Ia juga menjelaskan program baru layanan inernasional UNP yaitu visiting researcher. “Ini sebagai wadah bagi dosen dan peneliti UNP untuk melakukan penelitian di luar negeri dan juga upaya untuk menarik peneliti luar negeri untuk bekerja sama dengan dosen UNP,” jelasnya.